CARA MENGGUNAKAN KURIKULUM DAN PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM

Oktober 30, 2008 pukul 5:41 am | Ditulis dalam Pendidikan | Tinggalkan komentar

Kurikulum sangat penting bagi masyarakat karena masyarakat harus menyerap lulusan sekolah sebagai hasil kurikulum yang telah mereka jalani dan mutu masyarakat banyak bergantung pada mutu kurikulum.
Orang tua semua terlibatd alam baik buruknya kurikulum sekolah, karena nasib anak mereka, masa depannya, perkembangannya sebagai manusia banyak yang ditentukan oleh kurikulum pemerintah tentu sangat berkepentingan tentang mutu kurikulum, karena kurikulumlah alat yang paling ampuh untuk membina bangsa dan negara untuk mempertahankan eksistensinya dalam persaingan bangsa di dunia.
Kurikulum tak kurang pentinya dengan anak didik sendiri, karena menyakut nasib dirinya, masa depan, cita-citanya menjadi manusia. Continue Reading CARA MENGGUNAKAN KURIKULUM DAN PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM…

INTROPEKSI DI BALIK WAJAH AFFANDI

September 24, 2008 pukul 3:18 am | Ditulis dalam Politik | Tinggalkan komentar
Tag:

Pemahanian kita tentang lukisan-lukisan Affandi ternyata masih terbatas pada usaha memahami gayanya yang ekspresionistis – cara ia melukis, kondisi emosinya ketika melukis, kategorisasi perkembangan gayanya dan tema dalam lukisan-lukisannya. Masih sangat kurang upaya mengkaji nilai-nilai yang lebih mendasar di balik lukisan-lukisan Affandi.
Tapi penggalian nilai-nilai itu memang upaya musykil. Affandi bukan seniman yang bisa menguraikan acuan seni lukisnya. Ia bahkan jarang bicara tentang lukisannya. Karena itu, betapa pun kuatnya ekspresi Affandi tampil sebagai fenomena estetik, tidak mudah mendapat konfirmasi ketika fenomena estetik itu mau diteguhkan sebagai buah renungan.
Saya pernah mencoba mendapat konfirmasi itu dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk sebuah penulisan, menjelang pameran retrospekstifnya pada tahun 1987. Namun tidak banyak yang saya dapat. Ia, antara lain, menolak anggapan yang paling sering dilontarkan untuk mengkaji nilai-nilai di balik lukisannya, yaitu ia seorang humanis. “Saya selalu ingin menjadi humanis, tapi tidak punya kemampuan. Yang saya punya cuma perasaan sentimentil, cinta pada orang.”
Kendati ia sering melukiskan manusia dan berbagai masalah di baliknya, Affandi menyatakan tak punya pendapat tentang masalah eksistensi manusia. Ia bahkan mengatakan punya kecenderungan untuk tidak berpendapat karena berpendapat akan selalu punya resiko untuk berberja pendapat dengan orang lain, “Padahal saya tidak mau menyakiti perasaan orang lain,” katanya.
Perkiraan saya yang dibenar¬kannya, manusia dalam karya-¬karyanya adalah “manusia di tengah alam,” atau bagian dari alam. “Saya sebetulnya seorang naturalis sejati,” katanya tegas. “Saya cinta pada semua yang natural.”
Continue Reading INTROPEKSI DI BALIK WAJAH AFFANDI…

AGAMA SHINTO (Sejarah dan Ajarannya)

September 24, 2008 pukul 3:15 am | Ditulis dalam Agama | Tinggalkan komentar

Agama Jepang biasanya disebut dengan agama Shinto. Sebagai agama asli bangsa Jepang, agama tersebut memiliki sifat yang cukup unik. Proses terbentuknya, bentuk-bentuk upacara keagamaannya maupun ajaran-ajarannya memperlihatkan perkembangan yang sangat ruwet. Banyak istilah-istilah dalam agama Shinto yang sukar dialih bahasakan dengan tepat ke dalam bahasa lainnya. Kata-kata Shinto sendiri sebenarnya berasal dari bahasa China yang berarti “jalan para dewa”, “pemujaan para dewa”, “pengajaran para dewa”, atau “agama para dewa”. Dan nama Shinto itu sendiri baru dipergunakan untuk pertama kalinya untuk menyebut agama asli bangsa Jepang itu ketika agama Buddha dan agama konfusius (Tiongkok) sudah memasuki Jepang pada abad keenam masehi.
Pertumbuhan dan perkembagan agama serta kebudayaan Jepang memang memperlihatkan kecenderungan yang asimilatif. Sejarah Jepang memperlihatkan bahwa negeri itu telah menerima berbagai macam pengaruh, baik kultural maupun spiritual dari luar. Semua pengaruh itu tidak menghilangkan tradisi asli, dengan pengaruh-pengaruh dari luar tersebut justru memperkaya kehidupan spiritual bangsa Jepang. Antara tradisi-tradisi asli dengan pengaruh-pengaruh dari luar senantiasa dipadukan menjadi suatu bentuk tradisi baru yang jenisnya hampir sama. Dan dalam proses perpaduan itu yang terjadi bukanlah pertentangan atau kekacauan nilai, melainkan suatu kelangsungan dan kelanjutan. Dalam bidang spiritual, pertemuan antara tradisi asli Jepang dengan pengaruh-pengaruh dari luar itu telah membawa kelahiran suatu agama baru yaitu agama Shinto, agama asli Jepang.
Continue Reading AGAMA SHINTO (Sejarah dan Ajarannya)…

PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM

Juni 2, 2008 pukul 1:41 am | Ditulis dalam Sejarah | Tinggalkan komentar

Pada awalnya dunia Timur dan Barat saling pengaruh mempengaruhi. Kaum muslimin dari Timurpun telah memberikan sumbangan yang besar dengan mengembangkan dan memelihara filsafat Yunani yang telah diharamkan oleh Gereja Barat. Ilmu-ilmu eksakta yang tak pernah dikenal atau dikembangkan sebelumnya telah disumbangkan pula oleh kaum muslimin. Terjadilah hubungan timbal balik antara Timur dan Barat di Laut Tengah.
Namun hubungan yang makin lama makin baik itu tiba-tiba diputuskan oleh Paus Urbanus II yang membangkitkan fanatisme agama terhadap Islam. Pidato yang diucapkan pada tanggal 26 November 1095 di Cler Mont (Perancis Selatan), orang Kristen mendapat suntikan untuk mengunjungi “Kuburan suci dan merebutnya dari orang-orang Islam”. Suatu serangan yang kemudian dikenal dengan sebutan Perang Salib, yang mempunyai tujuan untuk merebut kota suci Palestina, “Tempat Tuhan Berpijak”.
Dari sinilah awal mula penjajahan Barat terhadap dunia Islam, disaat dunia Islam mengalami kemerosotan internal yang hebat akibat pertarungan-pertarungan antara kaum Syi’ah, kaum Sunni dan kaum Khawarij, antara madzhab Safii, Hanafi dan Hambali, antara ras-ras Persia, Arab dan Turki, memberikan peluang kepada dunia Barat untuk menghancurkan kaum muslimin dan menguasai negeri mereka.
Continue Reading PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM…

KONSEP KUFR DALAM AL QUR’AN

Juni 2, 2008 pukul 1:32 am | Ditulis dalam Al Qur'An | Tinggalkan komentar

Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempurna karena diberi potensi akal pikiran untuk dapat membedakan hal yang baik dan yang buruk, hal yang salah dan benar. Tetapi pada kenyataannya banyak manusia yang tidak dapat mempergunakan akalnya sehingga tidak dapat mencari kebenaran. Banyak manusia kafir dan pengingkar merajalela di bumi ini, bahkan lebih banyak daripada manusia mukmin dalam arti yang sebenarnya.
Kepicikan, kebodohan, kebutaan hati dan pikiran, serta tertutupnya hati nurani menjadi faktor penyebab terjadinya kekafiran dan pengingkaran, sehingga mereka tidak dapat lagi mendapatkan kebenaran yang hakiki. Apalagi ditambah dengan terpupuknya sifat angkuh, congkak, dan sombong dalam diri mereka. Selain itu hilangnya moral akibat keputusasaan hidup juga dapat menjadikan seseorang terjerumus dalam kekafiran. Sebaliknya kesuksesan hidup juga acapkali membuat manusia lupa daratan sehingga terjatuh dalam lembah kufr. Dengan kata lain, baik keputusasaan maupun optimisme yang berlebihan tanpa kendali, keduanya dapat mengakibatkan kehancuran moral dan kekafiran.
Continue Reading KONSEP KUFR DALAM AL QUR’AN…

CARA MENGGUNAKAN KURIKULUM DAN PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM

Juni 2, 2008 pukul 1:30 am | Ditulis dalam Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Kurikulum sangat penting bagi masyarakat karena masyarakat harus menyerap lulusan sekolah sebagai hasil kurikulum yang telah mereka jalani dan mutu masyarakat banyak bergantung pada mutu kurikulum.
Orang tua semua terlibatd alam baik buruknya kurikulum sekolah, karena nasib anak mereka, masa depannya, perkembangannya sebagai manusia banyak yang ditentukan oleh kurikulum pemerintah tentu sangat berkepentingan tentang mutu kurikulum, karena kurikulumlah alat yang paling ampuh untuk membina bangsa dan negara untuk mempertahankan eksistensinya dalam persaingan bangsa di dunia.
Kurikulum tak kurang pentinya dengan anak didik sendiri, karena menyakut nasib dirinya, masa depan, cita-citanya menjadi manusia.
Dalam makalah ini akan dibahas tentang cara menggunakan kurikulum serta peranan guru yang mempunyai peran sangat besar dalam penegmabngan kurikulum.
Continue Reading CARA MENGGUNAKAN KURIKULUM DAN PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM…

PERPUSTAKAAN KELILING SEBAGAI ALTERNATIF BAGI PELAYANAN PENDIDIKAN

Juni 2, 2008 pukul 1:28 am | Ditulis dalam Pendidikan | Tinggalkan komentar

A. Pendahuluan
Tulisan sederhana ini terinspirasi dari pengalaman penulis, saat penulis dipercaya sebagai pengelola dan wali kelas unggul. Saat itu timbul ude dari penulis untuk memanfaatkan pojok kelas sebagai “mini library” atau perpustakaan mini. Dengan menggunakan sistem “place utility” yang memudahkan bagi pembaca untuk memanfaatkan buku bacaan. Bagi siswa yang mempunyai buku bacaan, referensi, buku cerita, majalah atau buku apa saja yang dirumahnya kurang bermanfaat atau tidak dimanfaatkan dapat ditaruh/ditempatkan pada rak buku “mini library”. Jadi bagi investor buku diberi hak untuk menaruh atau menempatkan buku dengan bebas maupun saat menariknya kembali. Kepercayaan diserahkan sepenuhnya kepada pengelola perpustakaan mini. Kemudian pengelola berhal dan berkewajiban mengelola pendistribusian, perawatan maupun pemeliharaan dan penjagaan keutuhan buku. Bagi pemakai jasa perpustakaan mini disyaratkan untuk dapat bersifat amanah (dapat dipercaya). Ketiga komponen ini baik investor, pengelola maupun pemakai saling kait-mengait, saling bekerja sama maupun saling memberi manfaat. Menuurt pantauan penulis kegiatan perpustakaan mini ini banyak memberikan manfaat baik bagi upaya pengembangan minat baca, pengembangan keilmuan, terlebih lagi bagi penunjang bagi penguasaan materi tertentu. Hal ini dapat dibuktikan dari data peminjaman, juga meningkatnya hasil prestasi belajar siswa. Sebelum ada mini library murid kelas unggul harus meminjam buku ke perpustakaan sekolah yang tentu harus menyempatkan waktu tertentu dan persyaratan prosedural yang harus dipenuhi setelah ada mini library siswa dapat memanfaatkannya kapan saja khususnya jam sekolah.
Continue Reading PERPUSTAKAAN KELILING SEBAGAI ALTERNATIF BAGI PELAYANAN PENDIDIKAN…

Tanpa Judul

Juni 2, 2008 pukul 1:26 am | Ditulis dalam Cerpen | Tinggalkan komentar

SEORANG pengemis tua berdiri diam.
Wajahnya penuh kerut kemerut oleh garis-garis derita, dan hidup papa.
Semuanya kumal pada dirinya: ikat kepalanya yang lusuh hitam, baju dan celananya, ya, seluruh dirinya kumal dengan penderitaan. Penderitaan yang nelongso. Tangan kanannya terkulai. Tangan yang terkembang ingin menadah belas kasihan, tapi sudah lemas tak berdaya. Seumur hidupnya ia menadahkan tangan, mulut komat-kamit, minta sumpalan perut dan minta sambungan nyawa.
Disampingnya, seorang pelukis berkelibut. Sibuk bekerja. Seperti ahli membersihkan kecomberan. Sama kumalnya dengan sang pengemis. Ia sebagai orang sedang berkelahi dan bergumul dengan lembaran kertas di hadapannya. Bahan-bahan melukis amat sulit di dapat ketika itu. Terutama cat minyak dan kain kanvas. Ia mempergunakan cat air. Tube-tube yang sudah kempis digoreskannya langsung ke atas kertas. Telapak tangannya gesit menyapu dan menggosok. Yang genius, membuat garis-garis, menyapu warna. Dan tangan-tangan itu pula kemudian, menciduk air dari ember besar di sampingnya. Dilontarkan dan disimbahkan ke atas kertas yang dikerjakannya. Sekelilingnya air membecek, air bercampur warna hitam, coklat, hijau dan kuning, yang meleleh dan mengalir dari lukisan yang dia. Affandi, sang pelukis, benar-benar sebagai orang yang tengah membersihkan kecomberan. Menggali, mengeruk lumpur, membuat tanggul dengan tube cat, dan mengumbahnya dengan air. Mulutnya terbuka, emosinya meluap-luap. Selunth tubuhnya bergetar. Memindahkan sang pengemis ke atas kertas. Memindahkan derita dan hina papa hidup.

Continue Reading Tanpa Judul…

Tokoh-Tokoh Islam

Juni 2, 2008 pukul 1:23 am | Ditulis dalam Sejarah | Tinggalkan komentar

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern memasuki dunia Islam, terutama sesudah pembukaan abad kesembilan belas, yang dalam sejarah Islam dipandang sebagai permulaan Periode Modern. Semuia ini menimbulkan persoalan-persoalan baru, dan pemimpin-pemimpin Islam pun mulai memikirkan cara mengatasi persoalan-persoalan baru itu.
Sebagai halnya di Barat, di dunia Islam juga timbul pikiran dan gerakan untuk menyesuaikan faham-faham keagamaan Islam dengan perkembangan baru yang ditimbulkan kemajuan ilmu penegtahuan dan teknologi modern itu. Kaum terpelajari Islam mulailah pula memusatkan perhatian pada perkembangan modern dalam Islamd an kata modernisme pun mulai pula diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa yang dipakai dalam Islam seperti al-tajdid dalam bahasa Arab dan pembaharuan dalam bahasa Indonesia.
Continue Reading Tokoh-Tokoh Islam…

TAFSIR JALALAIN

Juni 2, 2008 pukul 1:21 am | Ditulis dalam Al Qur'An | Tinggalkan komentar

SURAT AL FATIHAH (Pembukaan Makkiyah, 7 ayat Juz 1
Surat Al Fatihah diturunkan di Mekkah, jumlah ayatnya ada tujuh. Menurut pendapat ada yang menganggap bahwa basmallah sebagai salah satu ayatnya dan ayat ketujuhnya mulai dari “Shirotholladzi” sampai akhir surat. Jika basmallah bukan sebagai salah satu ayat dari Al Fatihah, maka ayat ketujuhnya mulai dari “Ghoiril maghdlubi” sampai akhir surat. Berdasarkan anggapan ini, maka sebelum ayat ketujuh diperkirakan adanya kalimat “Quluu” supaya ayat yang ketujuh ini maknanya sealur dengan ayat-ayat sebelum ayat “Iyyaka na’budu” yang kesemuanya itu dianggap sebagai doa dari hamba-hamba Allah.
   
1. بسم الله الرّمن الرّحيم
(Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang)
   
2. الحمد الله
(Segala puji bagi Allah) lafadz ayat ii merupakan kalimat berita, dimaksud sebagai ungkapan pujia kepada Allah. Bahwa Allah SWT adalah Yang memiliki semua hamba-Nya. Atau bisa juga yang dimaksud adalah Dzat yang harus mereka puji. Lafadz Allah merupakan nama bagi Dzat yang berhak disembah.
رب العالمين
(Tuhan semesta alam) artinya Allah adalah Yang memiliki pujian semua makhluk-Nya, yaitu terdiri manusia, jin, malaikat, hewan-hewan melata dan lain-lain. Itu semua disebut alam. Lafadz “Al ‘alamin” merupakan bentuk jamak dari lafadz “‘Alam” yaitu dengan memakai huruf Ya dan huruf Nun pada akhirnya secara qhalabah. Alam semesta merupakan mengingat pertanda bagi adanya yang menciptakannya.
  (3)
3. الرّمن الرحيم
(Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang) yaitu yang mempunyai rahmat adalah menghendaki kebaikan bagi orang menerima.
   
( Maaf Belum slesai)

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.