PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Juni 2, 2008 pukul 1:05 am | Ditulis dalam Pendidikan | Tinggalkan komentar

Dari judul di atas dapat diartikan, menurut pemikiran Abdul Munir Mulkhan bahwa pendidikan tidak sekedar menstranfer ilmu pengetahuan (transfer knowledge) kepada peserta didik tetapi lebih dari ilmu, yakni menstrafer nilai (transfer of value). Selain itu, pendidikan juga merupakan kerja budaya yang menuntut peserta didik selalu mengembangkan potensi daya kreativitas yang dimilikinya agar tetapi survive dalam hidupnya. Karena itu, daya kritis dan partisipasi harus selalu muncul dalam jiwa peserta didik. Anehnya, pendidikan yang telah lama berjalan tdiak menunjukkan kemajuan yang diinginkan. Malah penddiikan hanya dijadikan alat untuk berbagai kepentingan. Agar pendidikan mampu meralisasikan cita-citanya, maka dieprlukan sebuah konsep atau kerangka pendidikan yang mampu mengembangkan potensi yang dimiliki manusia, konsep tersebut adalah humanisasi.Di lain sisi, sentralisasi pendidikan yang terjadi selama ini, menciptakan kesadaran atas nilai modernitas tentang keseragaman dan tidak berharganya keunikan manusia dan anak didik. Hal ini menyebabkan manusia kehilangan jati dirinya dan kepekaan sosialnya menjadi tumpul. Profesionalisme dan mutu keunggulan kemanusiaan lebih terkonsentrasi pada pusat kekuasaan, yang menepatkan dan menjadikannya sebagai alat politik dan kebudayaan, bukan praktek politik dan kebudayaan itu sendiri.
Sedangkan pendidikan menurut Islam itu sendiri adalah Islam mempunyai kedudukan yang tinggi. Ini dibuktikan dalam wakyu yang pertama yang disampaikan kepada Nabi Muhammad, yang menyuruh baginda membacanya. Disamping itu, wahyu ini juga mengandung suruhan belajar menegnali Allah Swt. Dalam hadits dinyatakan bahwa “Setiap umat wajib mencari ilmu”, dalam hadist itu diajarkan bahwa penddiiakn sangat penting untuk kehidupan umatnya. Memahami fenomena alam serta mengenali diri yang merangkum prinsip-prinsip aqidah, ilmu dan amal. Ketiga-tiga prinsip ini merupakan teras kepada falsafah pendidikan ilmu.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa, pendidikan menurut Islam ialah proses berterusan untuk merubah, melatih, mendidik akal, jasmani dan rohani manusia dengan berazaskan nilai-nilai Islam yang bersumberkan wahyu yang melahirkan manusia yang bertaqwa dan bisa mengabdikan diri kepada Allah untuk mendapat kejayaan di dunia dan di akherat.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: